Talking about Master of Sustainable Development

3:51 AM Tann 6 Comments

Akhirnya seminggu pertama kuliah udah berhasil saya lewati dengan sehat walafiat. Interesting.. Very very interesting, walaupun tugasnya bikin pengen nangis karena banyak banget dan butuh banyak baca! Tapi overall, saya sangat beruntung bisa ambil kuliah di jurusan ini. Menurut saya kurikulum nya, materinya, sangat sesuai untuk saya dan sebenarnya Indonesia masih butuh banyak ahli di bidang Sustainable Development. Yang bikin saya suka adalah, jurusan ini menawarkan banyak pilihan antara mau fokus ke lingkungan, sosial, pariwisata, waste management, bisnis, urban planning, tinggal dipilih aja karena pilihan elective nya banyak!!

Berikut overviewnya


See.. yang menarik adalah, cuma 1 tahun!! hehehe.. dan gak ada thesis.. Dan unit yang ditawarkan, tapi ini yang disarankan, masih banyak pilihan unit lainnya. Saya sendiri pilih unit yang fokus kepada dunia bisnis dan CSR. Jadi nantinya saya akan jadi expert dalam hal bagaimana menyelaraskan antara bisnis dengan konservasi sumber daya alam dan lingkungan (Insya Allah)..


Untuk semester ini saya ambil mata kuliah Science in Environmental Management, Environmental Planning, Intro to Sustainable Development, dan Managing Sustainable Organisation (ambil mata kuliah dari Macquarie Graduate School of Management atau MGSM). Berasa beruntung banget karena Master of Sustainable Development ini nawarin beberapa unit di MGSM juga yang mana MGSM itu lumayan terkenal di Australia..

Kuliah regulernya cuma dua hari, Senin dan Rabu dan kelas karyawan karena malem-malem. 2 mata kuliah lainnya diajarkan di Block mode yang mana gak rutin setiap minggu, cuma di tanggal-tanggal tertentu aja, ta piiiiii... sekalinya kuliah dari jam 10 siang sampe jam 5 sore bo..

Menyenangkan! Karena staff pengajar disini sangat supportif dan mereka juga 'jago ngajar' dengan berbagai metode, jadi walaupun punya 8 jam kelas, gak berasa boring sama sekali.

My personal opinion is, Sustainable Development sangat bagus untuk diambil karena masih belum banyak orang yang mengenal konsep tersebut dan ahli di bidang tersebut. Selain itu, konsep ini adalah tentang bagaimana menyelaraskan antara ekonomi, sosial, dan lingkungan. Intinya bagaimana memanfaatkan sumber daya yang ada tanpa mengorbankan masa depan generasi mendatang.
Negara kita sangat butuh ini mengingat masih banyak daerah yang belum terjamah dan masih banyak 'tangan-tangan usil' yang gatel pengen membangun tanpa memikirkan efek jangka panjangnya. Bagus juga karena banyak investor asing yang mau 'buka lahan dan lapak' di Indonesia, tapi gak peduli dengan kelestarian lingkungan kita, padahal oh padahal.. Lingkungan kita adalah aset masa depan yang menjamin tersedianya air yang kita minum, tanah untuk menanam sayuran yang kita makan, dan daya tarik untk turis asing yang akan menambah devisa.

Alangkah bagusnya kalau di setiap perusahaan asing ada satu atau dua orang ahlis sustainable development yang akan 'mengingatkan' perusahaan untuk tetap seimbang antara bisnis, lingkungan, dan sosia. Pasti udah pada denger kan tentang pembantaian orang utan oleh salah satu perusahaan minyak sawit? Tentunya hal itu gak akan terjadi kalau saja mereka mengerti tentang konsep sustainable develeopment.

Alangkah bagusnya kalau di pemerintah terdapat ahlis sustainable development jadi gak ada lagi developer-developer nakal yang bangun mall di daerah resapan air, atau menghancurkan historical site untk dibangun apartment.. :)

Okey, it's too late, I have to sleep now..  I'm pretty sure that some of you haven't understand yet about Sustainable Development concept, but I promise to talk about it later on.. :)

Love,
B

6 comments:

  1. Wahhh mbak, nyesel ga baca tulisan ini sebelum kirim aplikasi.. Sebelumnya saya ngicer program ini utk aplikasi ADS, tp krn ada syarat 3taun pengalaman krj jd mengurungkan niat dan cari course development lain.. tapi, tapi, dari dulu pengennya emg master in sustainable development >.<
    ya, bagaimanapun semoga aplikasi taun ini bisa sukses!!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo sisilia.. gapapa kok ntr kalo udah keterima beasiswa nya bisa ganti jurusan. saya juga pas apply ADS gak pilih master of sustainable development. Tapi sekarang, bener-bener gak nyesel deh ngambil jurusan ini. super duper interesting! hehe.. anyway, good luck yah semoga keterima beasiswa nya. amiin!!

      Delete
  2. Halo mbak, thank you infonya sangat membatu diriku saat galau utk milih konsentrasi apakah sustain dev apa supply chain (byk pengalam kerjanya di sini). Pengenya masuk community development krn bergelut di dunia NGO cuma nyari kagak ada, nah di kampusku ada jurusan sustainable developmnet cuma blm familiar dan blm banyak dpt info ttg ini jg galau mau ambil konsentarsi apa :D

    bisa minta tolongga mbak memberikan pemaparan lagi soal sustainable developmentnya hehehe. thank yoo

    ReplyDelete
  3. Kalau sustainable science sama ngak mba?

    ReplyDelete
  4. halo kak,terimakasih tentang infonya sangat bermanfaat bagi saya dan pembaca.kak saya masih bingung perbedaan Sustainable Development dengan international development ,karena saya sedang mencari beasiswa s2 tentang Sustainable Development... saya masih bingung kampus mana saja yang memiliki jurusan ini. jika berkenan saya boleh minta email atau kontak kakak untuk tau lebih dalam tentang jurusan ini. terimakasih kak

    ReplyDelete
  5. halo kak,terimakasih tentang infonya sangat bermanfaat bagi saya dan pembaca.kak saya masih bingung perbedaan Sustainable Development dengan international development ,karena saya sedang mencari beasiswa s2 tentang Sustainable Development... saya masih bingung kampus mana saja yang memiliki jurusan ini. jika berkenan saya boleh minta email atau kontak kakak untuk tau lebih dalam tentang jurusan ini. terimakasih kak

    ReplyDelete